Buku ini disusun berangkat dari keprihatinan terhadap praktik
pembelajaran sains yang masih cenderung terpisah dari konteks
lingkungan, nilai agama, dan realitas kehidupan peserta didik serta
belum menggunakan pendekatan multidisipliner. Padahal, tantangan
global seperti krisis lingkungan, degradasi nilai kemanusiaan, dan
kebutuhan keterampilan abad ke-21 menuntut adanya pendekatan
pembelajaran yang lebih terpadu, reflektif, dan bermakna.